Dari sisi logistik, pemerintah memfasilitasi satu unit truk dan satu unit mobil pikap bagi setiap koperasi untuk mendukung distribusi barang. Tata kelola diarahkan agar berjalan profesional: kepala desa menjalankan fungsi pengawasan, sedangkan manajer bertanggung jawab atas pengelolaan usaha. Partisipasi anggota tetap menjadi unsur penting dalam pengembangan koperasi.
Dengan kesiapan layanan, logistik, dan tata kelola tersebut, KDKMP diharapkan dapat beroperasi dan memberi manfaat sejak pelaksanaan serentak dimulai. Ke depannya, koperasi juga diharapkan memperpendek rantai distribusi, memperluas akses kebutuhan pokok, serta membantu pemasaran hasil pertanian dan pengembangan UMKM.
Layanan lain, seperti kebutuhan rumah tangga, logistik pertanian, kesehatan dasar, dan akses pembiayaan, dikembangkan sesuai kesiapan usaha dan ketentuan masing-masing sektor.
Sebagai informasi, kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta dan Aqib Ardiansyah, Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono, serta unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri.