Ketua RW 26, Aal Ardi, menuturkan bahwa dirinya pertama kali menerima kabar musibah tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

"Saya mendapatkan telepon dari tetangga yang rumahnya terbakar. Kronologinya berdasarkan penjelasan pemilik rumah diduga dari listrik, entah korslet atau apa, tapi kami belum bisa pastikan, hanya dugaan saja," ujar Aal Ardi di lokasi kejadian.

Aal menambahkan, kebakaran ini berdampak pada belasan jiwa yang kini kehilangan tempat berteduh.

"Yang terbakar ada 3 rumah, terdiri dari 3 KK dan kurang lebih 15 jiwa. Kerugian ditaksir sekitar Rp 200 juta untuk ketiga rumah itu," sambungnya.

Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) Damkar Posko 5 Cibadak, Iyep Yosepa, mengungkapkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.20 WIB saat armadanya masih menangani kebakaran lahan di lokasi lain.