Meski demikian kebakaran di kawasan Bromo ini menewaskan lima petugas gabungan dan relawan saat upaya pemadaman. Kelimanya adalah Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata (33) dari petugas TNBTS. Kemudian Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan karyawan hotel di sekitar lokasi kejadian, kemudian Munawi (44) salah seorang anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP).
Sementara personel yang mengalami luka-luka tersisa satu orang. Yakni Suraji (40) yang berprofesi sebagai sekuriti di hotel sekitar lokasi karhutla. Dia hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, akibat luka bakar yang diderita.
Kebakaran selanjutnya terjadi di atas Surga Cendono, wilayah Gunung Sigiran, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Kebakaran ini terjadi sejak sepekan lalu, Selasa (13/10).
Satriyo mengatakan, jarak titik api dari permukiman warga di kawasan disebur sekitar 5-6 km. Aktivitas masyarakat sekitar juga tidak terdampak secara langsung.
"Hari ini, tim gabungan melakukan pemantauan di sepanjang perbatasan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil pemantauan, arah pergerakan api mengarah ke wilayah Mojokerto," ucapnya.
Ia mengatakan, BPBD Provinsi Jatim, Tahura dan BPBD Kabupaten Mojokerto melanjutkan pemantauan perkembangan titik api serta berkoodinasi dengan pihak terkait
"Titik api masih berada di area lereng dan punggungan bukit yang sulit dijangkau oleh tim gabungan, sehingga penanganan di lokasi tersebut menghadapi kendala akses," ujarnya.
Kebakaran juga melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, tepatnya di Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sejak Jumat (16/10).
Saat ini, kata Satriyo, titik api masih terpantau di Puncak Cemoro Mencil dan Puncak Limas, Kabupaten Pasuruan. Api juga terpantau bergerak ke arah selatan menuju wilayah Singosari, Kabupaten Malang.