Pihak UPT Tahura hanya menjelaskan bahwa ratusan hektare lahan terbakar itu terbagi di 2 wilayah kabupaten, baik yang berada di wilayah Pasuruan maupun yang berada di wilayah Kota Batu.

Tim gabungan dari UPT Tahura Raden Soerjo, Polhut, relawan hingga masyarakat peduli api (MPA) terus berjibaku melakukan penanganan lewat jalur darat. Upaya itu didukung dari udara lewat water bombing bila cuaca memang memungkinkan.