"Yang penting tolong dibuat pinggir-pinggirnya padam ya supaya tidak merambat ke mana-mana. Dikhawatirkan kan merambat ke mana-mana," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan kejadian tersebut diketahui warga pada Jumat (28/8) sekitar pukul 18.00 WIB. Warga melihat api sudah menyala di Kampung Pranje, Desa Waringinkurung.

"Penyebab kejadian tidak diketahui. Sekira pukul 18.00 WIB, saat warga sekitar pulang dari mengambil rumput, mereka melihat api sudah menjalar besar. Anggota Polsek Waringinkurung langsung menuju TKP kebakaran lahan tersebut. Untuk sementara, api sedang coba dipadamkan," katanya.

Menurut Maruli, lokasi tersebut dulunya merupakan lahan bekas galian bata. Namun, lokasi itu kemudian digunakan menjadi tempat pembuangan sampah.

"Apabila (sampah) sudah penuh, akan ditimbun oleh tanah," kata Maruli.