"Kalau disetop sama sekali kan ya enggak mungkin juga, tapi juga kita atur tidak sebanyak seperti hari biasa. Kita kendalikan mana yang masih bisa masuk kita tampung, karena kita juga harus menyiapkan akses untuk kendaraan mobil pemadaman dan mobil tangki untuk tetap bisa masuk ke area ini dengan mudah," jelasnya.
Sementara itu, dampak asap pekat yang terbawa angin ke arah utara, khususnya wilayah Kabupaten Karanganyar, juga menjadi perhatian serius. Pemkot Solo berencana menurunkan tim dari Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga sekitar yang terdampak paparan asap. Pendataan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak juga masih terus dikoordinasikan dengan pihak RT/RW setempat.
"Di sisi utara itu ya, yang di wilayah Karanganyar itu itu yang terdampak asap ya, asap karena anginnya kan mengarah ke sana. Nanti nanti juga kita akan coba didata, kalau nanti kita akan turunkan dari Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan ke warga di sana," pungkasnya.