Poengky juga menyampaikan sebanyak 20 unit mobil pompa dan pendukung dengan total 95 personel damkar dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Ia juga mengungkapkan tidak ada perambatan kebakaran pada bangunan lain.
Penyebab kebakaran diduga karena masalah kelistrikan yang menyambar pada tumpukan radio HT. Sempat ada ledakan dari lokasi.
"Seorang petugas PPSU mendengar suara letupan dari TKP. Ketika petugas PPSU mengecek api sudah membesar, diduga dari fenomena listrik yang menyambar ke tumpukan radio HT dan pelapor melaporkan ke SCC Damkar Jaksel," ujarnnya.
Menurut keterangan dari pemilik, kebakaran diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp 1 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi (police line).