Setelah petugas berjibaku selama beberapa hari memadamkan api dan menghalau api meluas dengan membuat sekat bakar, situasi mulai membaik. Api yang berada di kawasan Gunung Kembar 1, Gunung Kembar 2, hingga Sabana Lembah Kijang telah padam pada 20 Agustus 2026.
Kendati demikian, perjuangan tim gabungan belum selesai. Keesokan harinya pada 21 Agustus 2026, tim gabungan masih tetap melakukan penyisiran sisa-sisa bara sebagai antisipasi munculnya titik api baru.
Dari hasil pendataan, area terdampak kebakaran periode 18-21 Agustus 2026 di kawasan Tahura Raden Soerjo tercatat seluas 146,85 Hektare (Ha). Dengan rincian, 144,05 hektare berada di RKW 03 Pasuruan, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen dan 2,80 hektare di RKW 04 Batu, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Kemudian, pada Sabtu 22 Agustus 2026 sore, pihak Tahura Raden Soerjo kembali mendeteksi titik kebakaran di Gunung Arjuno. Upaya pemadaman baik dari darat secara manual maupun udara dengan water bombing terus dilakukan sampai saat ini.