NADIKABAR.COM — Saat ini tim yang menangani kawasan Gunung Sumbing diminta melakukan evaluasi, patroli, dan mempercepat rehabilitasi pasca-kebakaran.

"Banyak pipa-pipa kita yang terbakar atau rusak itu harus kita recovery (pulihkan). Kemudian lakukan reboisasi terkait dengan pascabencana. Beberapa masyarakat mengusulkan untuk diberikan tanaman-tanaman yang siap untuk direboisasi kembali. Reboisasi kita lakukan bersama," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

Menurut Luthfi, evaluasi dampak bencana kebakaran tersebut sangat penting dan harus didukung data yang faktual dan tepat. data yang dibutuhkan mencakup dampak lingkungan berkaitan dengan vegetasi, hewan liar, hingga luasan petak yang terbakar di wilayah Wonosobo, Magelang, dan Temanggung.

Berdasarkan temuan dan laporan masyarakat, kebakaran di wilayah Sumbing telah merusak sejumlah saluran pipa air bersih masyarakat. Selain itu di beberapa titik kebakaran juga sudah masuk ke kawasan hutan, sehingga ada pohon keras yang ikut terbakar.