NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Cagar Alam (CA) Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup terus meluas dan sulit dikendalikan. Api yang pertama kali terpantau pada Kamis (3/9) dilaporkan terus merambat hingga ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen pada Jumat (4/9/2026).

Rambatan api hingga ke kawasan destinasi wisata ikonik itu membuat tim gabungan memfokuskan strategi pada penyelamatan jiwa dan mitigasi risiko selain upaya pemadaman kobaran api yang terus menjalar.

Medan ekstrem berupa tebing-tebing curam di sekitar puncak Merapi Ungup-Ungup menjadi kendala utama dalam operasi pemadaman. Berdasarkan pemantauan di lapangan, api menyebar di sekitar grid 168, 169, 191, dan 192, kemudian bergerak cepat ke arah barat menuju TWA Kawah Ijen akibat tiupan angin dan sulitnya akses darat.