Selain percepatan TPT, Wiyagus menekankan pentingnya penguatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC sebagai bagian dari upaya memperluas penanganan hingga tingkat masyarakat. Penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan sesuai dengan peran masing-masing.
"Penanganan TB ini memang harus terkolaborasi dengan baik, seperti dalam komposisi nanti desa dan kelurahan siaga yang akan dideklarasikan hari ini," katanya.
Ia menambahkan, penanganan TBC tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyentuh produktivitas masyarakat serta kondisi sosial dan lingkungan. Karena itu, intervensi perlu dilakukan secara lintas sektor, termasuk dalam pemenuhan sanitasi dan air bersih, kecukupan gizi, hingga perbaikan kondisi rumah yang membutuhkan penanganan.
Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat penanggulangan TBC. Ia berharap percepatan TPT yang dibarengi dengan penguatan penemuan kasus, integrasi data, ketertiban pelaporan, serta kolaborasi lintas sektor dapat semakin mempercepat upaya eliminasi TBC di daerah.