Karena kedai es krim ini punya tempat duduk terbatas, sebagian besar pelanggan berdiri di sepanjang trotoar untuk menikmati es krim mereka.

Salah satu pelanggan bernama Pham Thi Duc yang usianya 60 tahun mengatakan bahwa dia sudah makan es krim di 35 Trang Tien sejak masa sekolah menengah. Ia mengaku merasa kehilangan tempat yang menyimpan banyak kenangan masa mudanya.

Bagi pelanggan yang usianya lebih muda, kedai es krim ini menawarkan pengalaman makan es krim pinggir jalan yang tak tergantikan.

Nguyen Tu Anh, seorang mahasiswi berusia 21 tahun mengungkap, meskipun ada berbagai merek es krim yang tersedia saat ini, dia tetap menikmati rasa tradisional yang disajikan di Trang Tieng, terutama varian young green rice yang dibuat dari olahan bulir padi muda, kacang hijau, dan santan.

Kedai es krim ini sudah dibuka sejak tahun 1958, telah lama mendapat popularitas dari penduduk lokal maupun wisatawan internasional. Mereka menyajikan berbagai pilihan es krim rasa tradisional yang konsisten sejak dulu, seperti kelapa, cokelat, vanilla, dan ketan hitam. Produknya juga berkualitas tinggi dengan harga yang merakyat.

Bahkan, pada tahun 2023 lalu, situs TasteAtlas memasukkannya ke dalam daftar "100 Kedai Es Krim Legendaris Dunia". Situs tersebut juga mengakui tempat ini sebagai bagian dari warisan kuliner Hanoi.