NADIKABAR.COM — Tim nasional PUBG Mobile Indonesia kehilangan momentum pada hari kedua pertandingan sehingga gagal mempertahankan posisi tiga besar dan harus mengakhiri perjuangan tanpa medali.
Pelatih timnas PUBG Mobile Indonesia Deni Fianda mengatakan terdapat dua momen penting yang mempengaruhi hasil timnya pada hari kedua, yakni kegagalan mendapatkan momentum pada awal pertandingan dan kehilangan momentum setelah laga kelima.
"Yang paling vital sebenarnya ada dua bagian. Pertama di pertengahan awal, di situ kita agak gagal mendapatkan momentum. Kemudian setelah gim elima kita mulai kehilangan momentum," kata Deni setelah pertandingan di Aichi Sky Hall, Jepang, Selasa.
Menurut dia, hilangnya momentum tersebut diperburuk oleh sebuah kesalahan pada pertandingan keenam yang membuat peluang Indonesia dalam mengejar posisi tiga besar semakin sulit.
"Jadi di gim keenam ada sedikit blunder yang bikin kita jadi gagal," ujar Deni.