NADIKABAR.COM — Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menilai peran polisi wanita (Polwan) semakin penting dalam menghadapi perkembangan gangguan keamanan dan kejahatan yang tidak lagi mengenal batas negara.

Daniel di Denpasar, Jumat, mengatakan perkembangan kejahatan lintas negara membutuhkan kerja sama antarkepolisian yang semakin erat dan luas.

"Ini juga meningkatkan kerja sama menjadi lebih erat dan lebih luas karena kejahatan atau tugas-tugas Polri tidak hanya ada dalam satu negara. Bisa terjadi melintasi negara. Peran Polwan juga semakin diperlukan karena cukup dinamis perkembangan gangguan kamtibmas maupun kriminalitas yang terjadi," kata Daniel.

Pernyataan tersebut disampaikan Daniel setelah pelaksanaan Konferensi Tahunan International Association of Women Police (IAWP) Ke-63 di Bali yang berlangsung pada 20-24 September.

Konferensi bertema "Women Leading Global Change" tersebut diikuti 450 peserta dari 43 negara, termasuk 164 peserta dari Indonesia.

Forum internasional itu menjadi wadah untuk membahas berbagai tantangan kepolisian modern, di antaranya kepemimpinan perempuan, perdagangan orang, kekerasan berbasis teknologi, kontra-terorisme, serta kejahatan transnasional.