"Ya, jadi kebetulan saya juga di Eksekutif Komite dari South East Asia Aquatics, dan karena memang master swimming (renang untuk dewasa-red) sedang berkembang sekali di Indonesia dan kita punya GBK yang megah dan indah, kenapa kita tidak mengajukan?," kata Erlin.

Dia melanjutkan, Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara 2026 itu mendapatkan dukungan dari South East Asia Aquatics karena merupakan program tahunan.

Harlin mengatakan pihaknya berharap penyelenggaraan Kejuaraan Renang Master Asia Tenggara ketiga ini dapat berlangsung lancar sekaligus menjadi ajang silaturahmi.