Dalam kesempatan yang sama , Wakil Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) DKI Jakarta Nuha Nurhasanah menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya pengembangan pencak silat menuju Olimpiade (road to Olympic), sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, khususnya di DKI Jakarta.
Menurut Nuha, kejuaraan seperti Sobat GAS Pencak Silat Championship juga menjadi kesempatan bagi IPSI untuk memantau potensi atlet sejak tingkat dasar.
βKejuaraan seperti ini bisa menjadi ajang untuk melahirkan atlet-atlet pencak silat, mulai dari kalangan bawah hingga nantinya berkembang ke tingkat yang lebih tinggi,β ucap Nuha.
Antusiasme peserta juga terlihat dari Tasya, atlet berusia 14 tahun dari Perguruan Tapak Suci yang bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Yaspina. Ia mengikuti kategori tanding dan mengaku sempat merasa gugup menjelang pertandingan.
Untuk mempersiapkan diri, Tasya menjalani latihan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Sobat GAS Pencak Silat Championship menjadi kejuaraan keempat yang diikutinya, setelah sebelumnya berhasil meraih empat medali.