Karena itu, Mario menekankan pentingnya atlet tetap menempuh pendidikan di tengah kesibukan menjalani karier olahraga. Menurutnya, prestasi di bidang olahraga perlu berjalan beriringan dengan pendidikan agar atlet memiliki bekal untuk masa depan.
"Makanya, atlet itu harus menekuni pendidikan sehingga ke depan bisa menjadi SDM unggul bukan hanya di olahraga tetapi dalam karier pendidikannya," ujarnya.
Mario sendiri tercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Queensland di Australia.
Melalui Rakyard Rumble Piala Panglima TNI 2026, ia berharap semakin banyak generasi muda yang melihat tinju bukan hanya sebagai arena meraih prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun masa depan melalui perpaduan olahraga dan pendidikan.