FAJI menyebut jumlah peserta tersebut telah melampaui persyaratan minimal perwakilan daerah sesuai regulasi PON.

Arung jeram telah dipastikan masuk dalam cabang olahraga PON 2028 berdasarkan keputusan Rakernas KONI pada Mei 2026 dan akan dipertandingkan di Nusa Tenggara Timur.

Ketua Umum FAJI Mayor Jenderal TNI Marinir Oni Junianto mengatakan keikutsertaan arung jeram dalam PON juga diharapkan memberi dampak ekonomi melalui pengembangan wisata olahraga.