Menurutnya, ajang ini juga bisa menjadi sarana pemantauan bakat atau scouting PB Padel Indonesia.

"Kami bisa melihat perkembangan para atlet, termasuk pemain yang masuk dalam radar tim nasional.Ada salah satu provinsi yang membawa atlet berusia 16 tahun yang juga sudah kami pilih untuk (ke depan)," ujarnya.

"Melalui ajang ini, kami bisa melihat perkembangan atlet-atlet muda dan mempersiapkan pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur."

"Jadi, kejuaraan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk memperkuat pembinaan atlet. Banyak potensi yang bisa ditemukan di sini," tegas Galih.