Wakil Ketua Umum PP PESTI sekaligus Tournament Director, Ferly Montolalu, menjelaskan bahwa Kejurnas Soft Tennis Indonesia 2026 mendapat partisipasi dari 100 atlet yang mewakili 16 provinsi.
Pertandingan dirancang untuk memberikan ruang kompetisi bagi atlet senior maupun junior melalui sejumlah kategori, termasuk nomor tunggal, ganda, ganda campuran, dan beregu.
"Kami melibatkan atlet junior agar proses regenerasi soft tennis Indonesia berjalan dengan baik. Melalui kejuaraan ini, kami berharap muncul pemain-pemain muda potensial yang nantinya mampu berprestasi di tingkat nasional dan melangkah ke kompetisi internasional," kata Ferly.
Menurutnya, kejuaraan nasional memiliki peran penting dalam mengevaluasi hasil pembinaan yang dilakukan pengurus provinsi dan daerah. Pertandingan juga menjadi sarana bagi atlet untuk mengasah teknik, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat mental menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Partisipasi dari 15 provinsi memperlihatkan bahwa pengembangan soft tennis membutuhkan keterlibatan seluruh daerah. Semakin luas kompetisi, semakin terbuka pula kesempatan untuk menemukan atlet berbakat yang selama ini belum memperoleh panggung lebih besar.
Pelaksanaan Kejurnas di Makassar diharapkan dapat mendorong pengurus daerah untuk meningkatkan pembinaan dan memperluas partisipasi atlet, terutama dari kelompok usia muda.
Kejurnas 2026 Soft Tennis Indonesia di dukung oleh Bank Sulselbar, CIMB Niaga, Kalla Toyota, Bosowa, Indonesia Off Road Federation (IOF) serta unsur Kodam Hasanuddin.