NADIKABAR.COM — Langkah PSM Makassar di kompetisi Super League 2026/2027 harus diawali dengan hasil minor. Bertandang ke Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026), skuat Juku Eja dipaksa menyerah 1-3 oleh tuan rumah Persib Bandung pada laga pembuka musim ini.
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui tantangan berat menghadapi sang juara bertahan di partai perdana. Menurutnya, laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kesiapan tim.
"Tentu saja kami tahu bahwa pertandingan pertama melawan juara bertahan dari musim lalu akan langsung menjadi tolak ukur besar bagi kami, dan ini adalah pertandingan yang sulit. Namun, kami memiliki kesempatan berdasarkan 7 minggu masa pra-musim bahwa tim ini akan berjuang dan mungkin sanggup, mungkin untuk meraih hasil dari sini," ujar Darije.
PSM sebenarnya tampil solid di paruh pertama. Skema permainan yang matang membuat mereka berhasil mencuri gol dan menjaga gawang tetap perawan hingga turun minum, meski Persib terus menekan. Namun, situasi berubah di babak kedua setelah Persib melakukan rotasi pemain yang mengubah alur pertandingan.
"Di babak kedua, Persib melakukan beberapa perubahan misalnya sebagai striker, yang membawa perbedaan, kualitas yang dimiliki Persib Bandung," jelasnya.