Taraba terletak di antara wilayah timur laut Nigeria, yang telah lama dilanda pemberontakan jihadis, dan wilayah tengah yang tidak stabil, di mana terdapat kelompok-kelompok kriminal yang secara lokal disebut sebagai "bandit". Kelompok ini beroperasi demi keuntungan finansial, bukan karena motif ideologi atau agama.

Menurut kepolisian, warga setempat, dan Amnesty International, jenazah-jenazah ditemukan di semak-semak sekitar lokasi kejadian serta di sungai-para korban diduga tenggelam saat mencoba melarikan diri dari serangan tersebut.

"Peristiwa ini dilaporkan berdampak pada 7.123 orang dan menyebabkan 5.187 penduduk mengungsi, sehingga menciptakan situasi kemanusiaan yang mendesak di tengah masyarakat," ujar NEMA dalam pernyataannya.

Badan darurat tersebut menyatakan sedang bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menilai kebutuhan warga yang mengungsi akibat serangan itu, guna menyalurkan bantuan kemanusiaan yang tepat.