Namun, keluarga tak percaya Lorenza tewas karena bunuh diri. Keluarga menduga korban tewas akibat dianiaya.
"Sebenarnya ini bukan penembakan diri sendiri, ini hasil dianiaya," kata ayah korban, Sanalui Gowasa (56) saat diwawancarai di rumah duka di Kota Medan, Rabu (5/8).
Sanalui mengatakan keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban, termasuk bekas seperti cekikan di leher dan lebam pada bagian mata.
"Banyak kejanggalan. Dari hasil kita lihat, di sana ada (bekas) pencekikan leher dan mata lebam. Semua badannya agak kebiru-biruan. Seperti apa yang diberitakan selama ini bahwa anak itu (korban) bunuh diri, merampas paksa pistol suaminya. Itu tidak benar," ujarnya.