Menurut Ridho, keadaan rumput membuat Persija kesulitan mengembangkan permainan sesuai rencana. Tim pun harus melakukan improvisasi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.

Persija akhirnya menang 2-1 atas Persik melalui dua gol dari situasi bola mati. Hasil tersebut menjadi gambaran bagaimana Macan Kemayoran harus mencari cara lain ketika rencana permainan awal sulit diterapkan.

"Menurut saya, kondisi lapangan seperti ini membuat kami kurang bisa memberikan tontonan yang baik ketika menghadapi tim lawan. Jujur, rasanya kurang nyaman karena situasi seperti ini terjadi setiap tahun," tutur Ridho.