Menurut Nur, proses perpindahan administrasi tersebut telah diurus melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Setelah KTP Rusmini selesai dipindahkan, kelurahan berencana mendaftarkannya ke panti untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

"Belum, nunggu KTP-nya pindah. Nanti, baru kita daftarkan ke panti," ujar Nur.

Rusmini diketahui telah tinggal di Jakarta sejak 1982, setelah datang dari Ngawi. Selama lebih dari empat dekade, ia beberapa kali berpindah tempat tinggal di kawasan Kebayoran Lama, hingga akhirnya menetap di sekitar Pasar Kedip.

Setiap hari, Rusmini berjualan sayur dan buah selepas subuh hingga sore atau menjelang malam. Penghasilannya tidak menentu, berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu pada hari ramai, tetapi terkadang hanya sekitar Rp50 ribu ketika pasar sepi.

Rusmini juga memiliki riwayat masalah pada kaki kanannya yang pernah mengalami pembengkakan hingga mengeluarkan cairan.