Menurut Kaminem, warga yang menggarap lahan di dalam waduk merupakan warga setempat. Meliputi Dusun sumberkepuh, Kedungjowo dan Logawe, Desa Sumberkepuh.

"Paling bisanya panen sekali. Soalnya nanti bulan 12 kan biasanya airnya sudah penuh. Jadi tidak bisa ditanami lagi," tambahnya.

Tampak bagian lahan yang belum ditanami, bagian permukaannya pecah-pecah. Sedangkan yang sudah ditanami, tanahnya cenderung lembek, karena rajin disirami air oleh petani.