NADIKABAR.COM — Terdapat berbagai peristiwa bidang ekonomi yang terjadi pada Senin (2/11/2026) yang masih hangat dan relevan untuk disimak kembali pada Selasa pagi ini.
Beberapa di antaranya adalah mulai dari perekonomian nasional yang mengalami inflasi sebesar 3,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Oktober 2026, hingga persiapan usaha kecil dan menengah (UKM) menuju pasar modal.
Berikut sajian rangkuman berita pilihan yang dapat disimak kembali hari ini.
Inflasi tahunan Oktober 2026 capai 3,23 persen, pangan jadi pendorong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian nasional mengalami inflasi sebesar 3,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Oktober 2026, didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
Inflasi Oktober 3,23 persen, Airlangga: Pemerintah tidak khawatir
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah tidak khawatir terhadap inflasi Oktober 2026 yang mencapai 3,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meskipun angka tersebut mendekati batas atas sasaran inflasi nasional.
Nilai ekspor Indonesia Januari-September capai 221,23 miliar dolar AS
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif dari Januari-September 2026 mencapai 221,23 miliar dolar AS.
Menko Bahlil koordinasi ke DSI soal ekspor SDA mulai 2027
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia telah berkoordinasi dengan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) terkait rencana ekspor sumber daya alam (SDA) melalui DSI mulai 2027.
Kementerian UMKM dan BEI siapkan 200 UKM menuju pasar modal
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan sekitar 200 usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengikuti program Go Public Academy for SMEs guna memperkuat kesiapan mereka mengakses pendanaan melalui pasar modal.