NADIKABAR.COM — Berita tentang opsi moratorium (pembatasan) pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel yang menghasilkan produk setengah jadi hingga Indonesia tetap solid dan tidak akan mengalami kehancuran atau kolaps, mewarnai pemberitaan bidang ekonomi kemarin (7/10).
Berikut rangkuman berita selengkapnya di sini
Menteri Bahlil buka opsi moratorium smelter nikel setengah jadi
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hilirisasi) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membuka opsi melakukan moratorium (pembatasan) pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel yang menghasilkan produk setengah jadi.
Langkah tersebut dipertimbangkan seiring meningkatnya risiko over supply nikel di pasar global, katanya saat diwawancarai wartawan di sela-sela Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu.
OJK catat pembiayaan UMKM capai Rp1.949 triliun per Juli 2026