NADIKABAR.COM — Terdapat berbagai peristiwa bidang ekonomi yang terjadi pada Kamis (5/11/2026) yang masih hangat dan relevan untuk disimak kembali pada Jumat pagi ini.
Beberapa di antaranya adalah mulai dari pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2026 hingga tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang tercatat mengalami penurunan sepanjang Agustus 2025-Agustus 2026.
Berikut sajian rangkuman berita pilihan yang dapat disimak kembali hari ini.
BPS: Ekonomi RI tumbuh 5,47 persen pada triwulan III 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,47 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan III 2026, dengan produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.633,2 triliun dan atas dasar harga berlaku (ADHB) Rp6.741,0 triliun.
Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen sepanjang 2026
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 sebesar 5,4 persen (year-to-date/ytd) selaras dengan sasaran pertumbuhan ekonomi akhir tahun berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
KAI tegaskan tidak jadi mengimpor KRL bekas dari Jepang
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Persero atau KAI Bobby Rasyidin menegaskan pemerintah tidak jadi mengimpor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang.
Danantara targetkan ground breaking "smart city" pada Desember 2026
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara menargetkan peletakan batu pertama atau ground breaking untuk proyek pembangunan 12 kawasan kota masa depan atau smart cityberlangsung pada Desember 2026 di tiga lokasi.
BPS: Pengangguran terbuka turun tipis pada Agustus 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2026 turun tipis 0,09 persen poin dibandingkan dengan Agustus tahun 2025 (year-on-year/yoy).