NADIKABAR.COM — Berikut rangkuman berita peristiwa humaniora populer kemarin, (Selasa, 27/10) di Indonesia dan yang perlu anda tahu. Dua tenaga ahli Kemenhaj mundur hingga sebanyak 99 dari 4.922 satuan pendidikan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menggunakan kelas darurat.

1. Dua anak Menhaj mundur dari posisi tenaga ahli Kemenhaj

Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz mengundurkan diri dari jabatannya sebagai tenaga ahli ayah mereka, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.

2. 1,4 juta siswa ikut tes kemampuan akademik jenjang pendidikan SMK

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat mutu pendidikan vokasi lewat pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) yang diikuti oleh 1,4 juta murid jenjang pendidikan SMK guna memperoleh gambaran capaian pembelajaran yang lebih terukur.

3. Pemerintah habiskan 14,3 ton bahan semai untuk atasi karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghabiskan total 14,3 ton (14.300 kg) bahan semai melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk memperbesar potensi hujan dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas.Baca selengkapnya di sini:

4. BRIN siapkan uji lapangan inovasi singkong untuk padamkan karhutla

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya menyiapkan uji lapangan inovasi berbasis singkong dan Ammonium Polyphosphate (APP) sebagai bahan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

5. Mendagri: 99 sekolah terdampak bencana Sumatra masih di kelas darurat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan sebanyak 99 dari 4.922 satuan pendidikan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menggunakan kelas darurat meskipun kegiatan belajar mengajar di wilayah tersebut secara umum telah kembali berjalan.