Karena berada di posisi belakang, korban langsung jadi sasaran pemukulan. Kepalanya kena hantaman benda tumpul hingga membuatkan terjatuh dan seketika kehilangan kesadaran.

Melihat kondisi IMM yang kritis, ZG dan RA langsung melarikannya ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya demi mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah berjuang selama beberapa hari dalam perawatan intensif, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026).

Kasus ini, kemudian membuat Polres Tasikmalaya Kota turun tangan untuk mendalami peristiwa tersebut. Sejumlah tindakan telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi kunci. Terbaru polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.