NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan dukungan perguruan tinggi, dan laboratorium di berbagai daerah untuk mendukung rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Kemdiktisaintek mencatat terdapat sejumlah perguruan tinggi dan laboratorium di enam provinsi yang memiliki pengalaman dan kapasitas terkait ekosistem gambut. Potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk mendukung pengelolaan gambut dan mangrove yang berbasis data, riset, dan kondisi spesifik wilayah.

"Harapannya BPGMN hari ini bisa selesai dipersiapkan atau paling tidak kerangka besarnya sudah siap. Teman-teman dari kampus-kampus di Indonesia ataupun laboratorium-laboratorium di kampus di enam provinsi, terutama yang memiliki lahan gambut cukup besar dan sensitif, intinya siap membantu," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Jumat.