Senada, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menekankan bahwa inovasi tidak dapat dibangun oleh satu institusi, melainkan melalui sinergi antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, industri, dan masyarakat.
Menurut dia, pendidikan mempersiapkan manusia dengan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi untuk merespons perubahan. Penelitian memungkinkan manusia untuk memahami tantangan yang semakin kompleks dan menyediakan bukti yang diperlukan untuk meresponsnya.
"Inovasi memungkinkan pengetahuan bergerak lebih jauh dari universitas dan laboratorium menjadi solusi, teknologi, layanan, dan kebijakan yang menciptakan nilai nyata bagi masyarakat. Inovasi semakin banyak muncul ketika pengetahuan, penelitian, kewirausahaan, kebijakan, dan masyarakat saling terhubung," ujar Arif.