Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (Ditjen PS), Kementerian PU telah melakukan survei terhadap 32 titik untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan fasilitas umum sekaligus menentukan prioritas penanganan darurat.

Hasil pendataan menunjukkan empat masjid, enam mushalla, dan satu puskesmas pembantu (pustu) terdampak banjir bandang. Sementara itu, tidak ditemukan dampak pada lima puskesmas maupun rumah sakit yang disurvei.

Penanganan difokuskan pada pembersihan fasilitas ibadah dan layanan kesehatan agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat. Sejumlah fasilitas yang telah rampung dibersihkan meliputi Masjid Babbusalam, Masjid Taqwa Guo, Masjid Nurul Anhar, Mushalla Al-Hikmah, Mushalla Ar-Ridwan, dan Mushalla Jabal Nur, serta Pustu Gurun Laweh.