NADIKABAR.COM — Kementerian Agama melaporkan sebanyak 4.185 pondok pesantren telah mendapat bantuan inkubasi bisnis kemandirian ekonomi pesantren sejak diluncurkannya program tersebut pada 2021 hingga 2025.

"Dari 4.000-an itu bertransformasi menjadi Bumpes, Badan Usaha Milik Pesantren,” ujar Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said saat peluncuran logo Hari Santri 2026 di Jakarta, Selasa.

Basnang mengatakan pesantren-pesantren yang telah kuat secara ekonomi ini akan turut meramaikan rangkaian peringatan Hari Santri 2026.