"Diharapkan akan menjadi kekayaan bangsa kita untuk mengorbitkan Indonesia sebagai satu bangsa yang sangat diperhitungkan dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang sains dan riset," kata Menteri Agama.
Dipilihnya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai tuan rumah OASE III, kata Menteri, karena perguruan tinggi ini baru saja mendapatkan predikat luar biasa, yaitu menempati urutan kedua setelah di Universitas Indonesia.
"Mudah-mudahan hasil yang kita raih dari acara ini nanti menambah gairah perguruan tinggi keagamaan Islam negeri akan semakin diminati oleh warga masyarakat bangsa Indonesia dan dunia," katanya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Amien Suyitno mengatakan OASE pertama kali digelar pada 2021 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, kemudian berlanjut pada 2023 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan pada 2026 digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.