"Semoga menjadi motivasi yang lebih baik untuk kita semuanya," ungkapnya.

Nasaruddin terus mendorong transformasi digital dan komunikasi publik untuk menghadirkan layanan keagamaan dan pendidikan yang mudah diakses, efektif, dan responsif. Transformasi ini tidak berhenti pada digitalisasi layanan, tetapi juga menghadirkan cara baru pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat.

Melalui penguatan kehumasan dan komunikasi publik, Kemenag membangun komunikasi yang terbuka dan partisipatif. Dengan demikian, Kemenag dapat menyampaikan informasi secara cepat dan akurat, sekaligus mendengar aspirasi publik.

Langkah ini diakui oleh pihak GPR Institute dapat menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, transparan, responsif, dan terpercaya.

Metodologi dan Indikator Penilaian GPR Award 2026