NADIKABAR.COM β€” Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan lima agenda untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 yang jatuh pada 25 November, dengan melibatkan seluruh guru di lingkungan sekolah binaan kementerian tersebut.

β€œHari Guru Nasional tahun 2026 yang disenggarakan oleh Kementerian Agama yang tentu saja di dalamnya mengikutsertakan semua guru yang ada di bawah binaan Kemenag,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan guru yang berada di bawah pembinaan Kemenag berasal dari berbagai satuan pendidikan dan direktorat, antara lain lebih dari 800 ribu guru di bawah Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), lebih dari 300 ribu guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, serta guru-guru dari direktorat bimbingan masyarakat agama lainnya.

Menurut Suyitno, keberagaman tersebut menjadikan peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan Kemenag sebagai momentum yang inklusif untuk mengapresiasi seluruh tenaga pendidik tanpa membedakan latar belakang.

Adapun lima agenda yang disiapkan meliputi aksi ekoteologi, kegiatan olahraga dan kebersamaan guru, sarasehan guru nasional, upacara peringatan HGN, hingga malam tasyakuran dan Anugerah GTK Madrasah.

Suyitno mengatakan pemberian penghargaan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan tersebut. Penghargaan akan diberikan dalam sejumlah kategori, antara lain inovasi, prestasi, serta dedikasi guru dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Apresiasi juga ditujukan kepada para guru yang menunjukkan komitmen pengabdian di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang terdampak bencana.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi para guru yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan negara.

β€œSehingga semua guru yang sudah memberikan baktinya bagi negeri Insya Allah akan menjadi bagian penting dalam acara hari guru,” katanya.

Selain itu Kemenag bakal menggelar simposium pembelajaran berbasis AI untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi pendidikan.

Suyitno menegaskan peningkatan kompetensi melalui pembelajaran AI tidak hanya ditujukan bagi guru madrasah, tetapi juga seluruh guru yang berada di bawah pembinaan Kemenag

Melalui rangkaian peringatan HGN 2026, Kemenag berharap dapat memberikan ruang apresiasi sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional.