NADIKABAR.COM — Kementerian Kebudayaan RI memperkuat sinergi dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk melestarikan, memanfaatkan, dan merepatriasi arsip yang memiliki nilai penting bagi sejarah serta kebudayaan Indonesia. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dengan Kepala ANRI, Mego Pinandito, beserta jajaran di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala ANRI, Mego Pinandito, membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan pengelolaan arsip sebagai bagian dari memori kolektif bangsa hingga repatriasi arsip dan manuskrip. Selain itu, dibahas pula pemanfaatan arsip untuk memperkuat narasi museum serta rencana pembangunan Pusat Arsip Khasanah Budaya Melayu di Pekanbaru.

Mego menyampaikan bahwa arsip perlu dipandang sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang dapat diangkat dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan upaya repatriasi arsip menjadi salah satu agenda yang terus didorong oleh Kementerian Kebudayaan melalui komunikasi dengan pemerintah Belanda. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan arsip yang secara historis merupakan bagian dari kepemilikan Indonesia.