Al Azhar, juga menjadi universitas dimana sebanyak 23 ribu mahasiswa asal Indonesia menimba ilmu di sana.
Pihak Al Azhar saat ini telah menyiapkan lahan, rancangan, dan konsep arsitektur untuk pembangunan Indonesian House. Gedung tersebut akan menjadi pusat pengenalan budaya Indonesia sekaligus ruang pembelajaran dan kegiatan mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia.
Selain itu, Mahmoud Siddiq Hassan menyampaikan rencana pengiriman akademisi Al-Azhar ke berbagai negara Islam melalui program Visiting Professor yang dibiayai penuh oleh Al-Azhar untuk memperkuat hubungan akademik dan kebudayaan antarnegara.
Sejumlah perguruan tinggi Indonesia telah terlibat, antara lain Universitas Sebelas Maret Surakarta, UIN Jakarta, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.