Tata kelola setiap subsektor, seperti film, musik, seni pertunjukan, seni rupa, hingga sastra, dilakukan dengan melibatkan tim ahli di masing-masing bidang. Penyelenggaraan strategi ini juga didukung pengembangan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) guna memastikan seluruh data talenta seni budaya tercatat secara terpadu dalam satu basis data (talent pool).
Pada tahap pembibitan dan penemuan potensi diri, MTN seni budaya menghadirkan program edukatif seperti pelibatan tokoh inspiratif (public figure) serta penyelenggaraan panggung penggalian bakat di tingkat komunitas guna memotivasi generasi muda.
Di tahap pengembangan, penguatan kapasitas seniman dilaksanakan melalui program residensi dan laboratorium kreasi (MTN Lab). Integrasi ke dalam industri diwujudkan melalui partisipasi pada ajang seni komersial seperti Art Jakarta maupun penyelenggaraan Konferensi Musik Indonesia.
βKita hubungkan talent-talent bidang musik dengan industri musik yang ada. Jadi, di situ juga fungsi dari MTN sampai nanti kepada yang pengenalan internasional atau rekognisi internasional,β ujar Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Kemenbud itu pula.