Menurut dia, pemilihan Banjarbaru sebagai lokasi kegiatan berkaitan dengan jejak penyebaran ajaran dan pengaruh pemikiran Syekh Yusuf di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan, yang turut mewarnai perjalanan sejarah perkembangan keislaman hingga melahirkan tokoh besar, seperti Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Ia mengatakan pengaruh pemikiran Syekh Yusuf yang menjangkau kawasan Afrika menunjukkan ketokohan dan perjuangannya memiliki arti penting di tingkat internasional, sehingga pengenalan sejarahnya perlu diperluas agar masyarakat memahami kontribusi tokoh bangsa tersebut melampaui batas wilayah Indonesia.