Selain itu, ia mengatakan bahwa hal ini senada dengan tren discovery commerce, di mana produk dapat “menghampiri” calon pembeli melalui bantuan fitur-fitur teknologi digital.
“Ini juga sejalan dengan konsep discovery commerce. Jadi discovery commerce itu bagaimana sebenarnya produk-produk itulah yang mencari konsumer, yang melalui algoritma, melalui video dan sebagainya. Nah itu yang sekarang terjadi di kreativitas digital yang sekarang berkembang,” ujar Mendag Budi.
Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan transformasi platform InaExport juga dinilai relevan dengan persaingan perdagangan global yang semakin ketat.
“Karenanya, eksportir Indonesia dituntut untuk semakin cepat memperoleh informasi, membaca peluang pasar, memenuhi berbagai persyaratan, dan merespon kebutuhan pasar,” kata Fajarini.