“Cukup dari Indonesia mereka sudah bisa langsung bertemu dengan buyer di seluruh dunia untuk mengenalkan dan menjual langsung,” ujarnya.
Bagi eksportir yang telah memiliki pasar di luar negeri, lanjut dia, pertemuan dengan pembeli dari berbagai kawasan dapat dimanfaatkan untuk memperluas negara tujuan ekspor.
Untuk meningkatkan peluang transaksi, Kemendag pada penyelenggaraan tahun ini menjalankan penjajakan bisnis pra-pameran atau pre-business matching.
Fajarini menjelaskan peserta pameran yang telah mendaftar langsung diperkenalkan kepada calon pembeli di berbagai negara dan difasilitasi mengikuti penjajakan bisnis dalam sekitar satu bulan terakhir.
“Sehingga harapannya tentu nanti pada saat Trade Expo banyak yang sudah melakukan close deal,” ucapnya.
Selain penjajakan sebelum pameran, TEI 2026 akan menghadirkan business matching dan forum bisnis untuk mempertemukan peserta pameran dengan pembeli melalui pertemuan antarpelaku usaha yang telah dijadwalkan.