NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat produk olahan durian hingga biji kapulaga kian diminati oleh pasar China, sehingga membuka peluang ekspor yang lebih luas lagi bagi produsen di Indonesia.
Atase Perdagangan RI di Beijing Junita Syartika di sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Jumat, mengatakan perdagangan durian beku dari Indonesia di China sudah mencapai Rp1 triliun per Juli 2026.
“Pada sampai periode bulan Juli, perdagangan durian beku kita di China sudah mencapai Rp1 triliun sampai Juli, atau 56 juta dolar AS. Pada tahun ini, saya mendapat 3 MoU (nota kesepahaman) besar untuk durian, dengan 50 juta dolar AS (di antaranya) itu untuk perdagangan,” ujar Junita.
Lebih lanjut, ia mengatakan, hal ini sejalan dengan buah dan biji-bijian yang menjadi salah satu komoditas utama penyumbang kinerja ekspor ASEAN ke China, dengan nominal sebesar 11 miliar dolar AS.