Menurut dia, kehadiran jasa AI memungkinkan calon pembeli dari luar negeri memesan produk maupun layanan berbasis AI yang dikembangkan talenta Indonesia.

“Jadi mereka bisa memesan produk-produk AI itu dari talenta-talenta Indonesia,” ujarnya.

Fajarini mengatakan permintaan pasar global semakin mengarah pada produk bernilai tambah dan berkandungan teknologi tinggi sehingga produk dan jasa yang dipromosikan melalui TEI perlu mengikuti perkembangan kebutuhan tersebut.