NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung produk kreatif melalui pembukaan pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Kreativitas itu embedded dalam setiap produk lokal sebetulnya. Ada unsur kreativitas yang membuat para pelaku usaha itu berpikir, berkreasi, sehingga bisa menciptakan sebuah produk. Dan kami di pemerintah, di Kementerian Perdagangan khususnya, kami selalu hadir untuk membantu membuka pasar, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri," ujar Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, di Jakarta, Jumat.
Menurut Roro, pada intinya banyak sekali sinergi lintas kementerian seperti Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dengan Kemendag, harapannya dapat menciptakan sebuah wadah untuk menunjukkan betapa luar biasanya produk-produk yang diproduksi di dalam negeri bisa tembus ke pasar global.
"Jadi apa saja yang sudah dilakukan pemerintah, yang pertama tentu sinergi lintas kementerian ini merupakan kunci. Lalu kemudian yang kedua, infrastruktur yang kami miliki khususnya jaringan di 33 negara dalam bentuk atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center, inilah yang kita kolaborasikan bersama dalam arti kata bisa kita utilize bersama-sama, di mana mereka memang ditugaskan untuk menunjukkan, melakukan market analysis, lalu kemudian membuka pasar luar negeri untuk produk-produk lokal kita," katanya lagi.
Dia menyampaikan bahwa kembali lagi, apa yang bisa membantu produk lokal itu terjual tidak terlepas juga dari cerita di balik produk tersebut.
"Maka kami ingin menitikberatkan dalam kesempatan ini bahwa pemerintah hadir untuk memberikan dukungan kepada para pelaku usaha sehingga produk-produknya bisa tembus ke pasar dunia," ujar Roro.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kemendag berkolaborasi untuk memperluas pasar produk kreatif Indonesia.
Kolaborasi kedua kementerian tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa pemerintah menjalankan strategi yang mencakup kolaborasi hexahelix dalam upaya mengembangkan sektor usaha ekonomi kreatif.
Kolaborasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, lembaga keuangan, media, komunitas, dan bisnis antara lain dilaksanakan dalam pelaksanaan riset dan pendidikan serta perlindungan terhadap pelaku industri kreatif.
Kerja sama Kemenekraf dengan Kemendag juga ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia, termasuk produk fesyen, kuliner, kerajinan, film, animasi, musik, dan gim.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa Kemendag fokus mendukung upaya pemasaran produk kreatif Indonesia ke pasar mancanegara.