NADIKABAR.COM β Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai penguatan merek dan desain menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah furnitur Indonesia agar semakin berdaya saing di pasar global.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Indonesia memiliki keunggulan dari sisi bahan baku, namun peningkatan nilai tambah tetap diperlukan dalam menghadapi persaingan produk furnitur di pasar internasional.
βKalau misalnya kita sudah bisa menjual desain, nah itu tadi, value-nya bisa lebih besar,β kata Fajarini dalam konferensi pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu.
Menurut dia, salah satu pembanding adalah produk furnitur dari Eropa yang telah memiliki merek kuat sehingga mampu menawarkan nilai tambah tidak hanya dari produk, tetapi juga dari kesadaran konsumen terhadap merek tersebut.