NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkirakan realisasi volume domestic market obligation (DMO) Minyakita pada September 2026 meningkat seiring dengan tren ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah yang juga mengalami kenaikan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto mengatakan realisasi DMO Minyakita hingga September 2026 telah mencapai 106.003 ton dan diproyeksikan lebih tinggi pada akhir bulan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

"Kami prediksi realisasi pada bulan September ini di akhir bulan akan lebih tinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya, karena tren ekspor CPO juga meningkat," kata Bambang di Jakarta, Senin.

Bambang menyebut peningkatan realisasi DMO tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan Minyakita di dalam negeri seiring dengan meningkatnya aktivitas ekspor CPO.