NADIKABAR.COM — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memprioritaskan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PPDT) Kemendes PDT Samsul Widodo, Kemendes PDT telah beberapa kali berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait pelaksanaan MBG di daerah tertinggal.

"Sebenarnya, kami sudah beberapa kali koordinasi dengan BGN dan saat ini kami lagi memproses surat juga dari Pak Menteri ke Kepala BGN untuk daerah tertinggal itu harus diprioritaskan," kata Samsul dalam Forum Diskusi Aktual bertajuk "Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Daerah 3T", seperti diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Samsul Widodo menyampaikan terdapat 30 kabupaten di tanah air yang masuk dalam kategori daerah tertinggal. Menurut dia, kondisi kebutuhan pangan dan gizi di wilayah tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan MBG.